Home » , » Adra Nemires: Pesona Wisata Kerinci Dikagumi Dunia

Adra Nemires: Pesona Wisata Kerinci Dikagumi Dunia

Ditulis oleh Petisi News pada Jumat, 03 Juli 2015

Petisinews.com - Keindahan alam dan pesona budaya masyarakat Suku Kerinci  merupakan sebuah anugerah bagi dunia. Hal ini disampaikan  Adra Nemires, S.Sn, M.Si, Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Kabupaten Kerinci, kepada petisinews.com (3/7).
Dikatakannya,  sebagian  wilayah Kerinci termasuk  di dalam kawasan Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan paru paru dunia dan taman margasatwa  langka  alami  yang terluas di dunia.
Di sejumlah desa dalam Kabupaten Kerinci hingga saat ini masih terdapat hutan  larangan yang dipelihara oleh masyarakat adat suku Kerinci, diantara hutan larangan itu ialah  Hutan adat Lekuk Lima Puluh Tumbi. Hutan larangan ini adalah hutan adat yang berdampingan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat, dan lokasi hutan adat ini berada di Desa Lempur ± 46 KM dari Kota Sungaipenuh yang telah ditetapkan sebagai hutan larangan untuk dibudidayakan semenjak tahun 1996 dengan luas ± 83 Ha.
Hutan ini telah dinyatakan juga sebagai daerah sumber dan hulu air yang oleh kerapatan adat Lekuk Lima Puluh Tumbi diupayakan untuk pengamanannya. Dikawasan ini terdapat beberapa danau diantaranya Danau Lingkat dan Danau Dua serta Danau Nyala.
Lebih lanjut Adra Nemires menyebutkan bahwa di kawasan Hutan TKNS di daerah Batang Merangin, terdapat Objek Wiata  Air Terjun Pauh Sago yang  memiliki ketinggian 15 meter, dan  disekitar air terjun  terdapat sebuah goa kecil.
Untuk mengunjungi objek wisata ini dibutuhkan waktu 0,5 jam perjalanan dengan menggunakan kenderaan kenderaan roda dua dari Ibu Kota Kecamatan Batang Merangin di Temiai.
Selain itu, Kerinci memiliki sumber air panas yang dapat dimanfaatkan  untuk kegiatan kepariwisataan, diantara  sumber panas bumi  dapat kita saksikan  dikawasan wisata  air panas Semurup, air panas Sungai Medang, air Panas Sungai Abu. Sejak beberapa tahun  terakhir Pemerintah  Kabupaten Kerinci  telah melakukan berbagai pembenahan destinasi wisata air panas Semurup dan air panas Sungai Medang, Pemerintah Kabupaten Kerinci  telah membangun sejumlah sarana  infra struktur-penunjang termasuk pembangunan sarana pemandian air panas Sumber air panas Semurup  air panas  Sungai Medang dan sumber  sumber air panas  bumi lainnya yang ada di alam Kerinci  berasal  dari perut bumi dan merupakan hasil vulkanik. Khusus  destinasi wisata  air panas  Semurup  memiliki luas permukaannya ±15 m membentuk sebuah kolam kecil yang selalu mengepulkan uap. Wisatawan bisa merebus telur dan pisang di sini. Di sekitar objek ini terdapat fasilitas kamar mandi yang digunakan untuk berendam guna penyembuhan penyakit kulit. Tidak jauh dari objek utama, terdapat pula sumber air panas lain yang unik, karena wisatawan bisa melihat langsung atraksi alam keluarnya semburan lava panas. Sedangkan Air Panas Sungai Medang yang masih alami ini mempunyai daya tarik tersendiri, karena selain memiliki sumber air panas yang cukup banyak dekat dengan sumber mata air panas terdapat pula sungai kecil dengan aliran airnya yang cukup panas. Tempat pemandian ada dua unit,yang pertama tempat pemandian laki laki dan tempat pemandian kedua untuk wanita,disamping itu juga terdapat mushalla, kolam renang dan hotel tempat peristirahatan. Dari ketinggian bukit di komplek wisata air panas Sungai Medang pengunjung dapat menikmati panorama alam Kerinci, dan dimalam hari pengunjung dapat menyaksikan kerlap kerlip cahaya lampu pemukiman masyarakat Kerinci, dan lokasi ini sangat cocok untuk lokasi kegiatan hiking dan tracking  Menurut para ahli  suku Kerinci merupakan salah satu suku terkecil  tertua yang ada di dunia, dan suku Kerinci  menurut para ahli usianya lebih tua dari suku Inca yang ada di Amerika,  salah satu bukti  di daerah ini banyak terdapat goa-goa tempat bermukimnya manusia manusia purba, dan salah satu Goa yang terkenal  di Kerinci ialah Gua Kasah. Goa ini terletak ± 5km dari Desa Kersik Tuo Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci Lokasi goa berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat Dimasa lalu Goa Kasah  di duga  merupakan  salah satu pemukiman masyarakat Kerinci Purba,di dalam goa tersebut terdapat ruang utama yang berbentuk kubah berukuran 8×15 m dan terdapat relif yang menggambarkan wanita dan seekor binatang serta sebuah tempat duduk dari batu Selain itu juga terdapat goa Batu berada di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, dan secara geografis termasuk  dalam wilayah  desa Talang Kemulun Kecamatan Danau Kerinci, goa  ini terbentuk oleh proses alam. Hasil penelitian menyebutkan bahwa dimasa lalu  goa ini termasuk pemukiman masyarakat ulu sungai atau nenek moyang masyarakat suku Kerinci, dan dilokasi ini dimasa lalu ditemui sejumlah  benda benda keramik dan gerabah Pada masa penjajahan Belanda ,goa ini pernah menjadi basis gerilya dan tempat persembunyian para pejuang alam Kerinci .Untuk mencapai goa ini kita akan menempuh bukit Siru –Seleman dan melewati  ladang masyarakat dengan  jarak  tempuh ± 2 jam perjalanan dengan kondisi jalan agak terjal.(Bvj)
Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi