Home » » Ini 4 Kyai Calon Kuat Ketua Umum PBNU Mendatang

Ini 4 Kyai Calon Kuat Ketua Umum PBNU Mendatang

Ditulis oleh Petisi News pada Kamis, 30 Juli 2015

Petisinews.com - Nahdlatul Ulama akan segera berganti tampuk kepemimpinan pada Muktamar ke-33 mendatang. Hingga saat ini sudah ada 4 nama yang disebut-sebut mencalonkan diri sebagai Ketum PBNU untuk periode 2015-2020.

Tema Muktamar ke-33 NU adalah Meneguhkan Islam Nusantara untuk Membangun Peradaban Indonesia dan Dunia. Islam Nusantara bukanlah mazhab baru, melainkan sebuah ciri khas.

Ada pun ajaran Islam di NU yakni Ahlu-sunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang sesuai dengan kitab tulisan KH Hasyim Asy'ari, pendiri ormas tersebut. Tentunya Ketum PBNU yang terpilih nantinya haruslah yang konsisten menjalankan Islam yang Aswaja dan berwawasan Nusantara.

Menurut informasi yang dikumpulkan hingga kini, Kamis (30/7/2015) baru ada 4 calon Ketum PBNU yakni Said Aqil Siroj, As'ad Said Ali, Salahuddin Wahid, dan Muhammad Adnan. Keempatnya memiliki kemampuan di bidang masing-masing yang akan memberi warna pada NU.

KH Said Aqil Siroj saat ini menjabat sebagai Ketum PBNU dan merupakan akademisi yang mendapat gelar sarjana hingga doktor di Arab Saudi. Meski demikian, dia terus menekankan bahwa Islam di Indonesia tak sama dengan Islam di Arab dan negara-negara timur tengah lainnya.

Sekembalinya ke Tanah Air, Said Aqil langsung mengajar di sejumlah perguruan tinggi dan pesantren. Dia juga sempat duduk di bangku MPR RI.

KH As'ad Said Ali yang juga akan mencalonkan diri merupakan mantan Wakil Kepala BIN. Pengalaman di dunia intelejen KH As'ad terbilang amat mumpuni dan tak diragukan lagi.

Selain itu, As'ad juga pernah aktif di organisasi-organisasi otonom NU saat masih muda seperti IPNU, PMII, dan GP Ansor. As'ad pun telah menuliskan sejumlah buku bertemakan nasionalisme, budaya, dan ideologi.

KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah merupakan cucu dari KH Hasyim Asy'ari. Sebagai 'darah biru', dia pun kini menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Gus Solah juga merupakan mantan Wakil Ketua Komnas HAM yang aktif menjadi tim pencari fakta untuk kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia. Dia pun pernah aktif menjadi anggota Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI).

KH Muhammad Adnan merupakan mantan Ketua PWNU Jawa Tengah dan kini menjabat sebagai Wakil Rais Syuriah untuk provinsi tersebut. Adnan kini tercatat sebagai kandidat doktor politik Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.

Meski namanya kurang terdengar sebagai tokoh nasional, namun kalangan NU bisa dibilang akrab mengenal nama Adnan. Kemampuannya membangun jaringan kemudian membuat dia mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan dia pun diperkenalkan ke seluruh penjuru nusantara oleh KH Hasyim Muzadi.(*)

sumber: detik.com
Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi