Home » , » Aneh, Korban Meninggal Malah Jadi Tersangka

Aneh, Korban Meninggal Malah Jadi Tersangka

Ditulis oleh Petisi News pada Senin, 03 Agustus 2015

Petisinews.com - Almarhum Dolly Eko Putra yang menjadi korban tabrak lari pada 1 Juli 2015 lalu, kini malah dijadikan tersangka dalam kasus kecelakaan  yang merenggut nyawanya tersebut.
Almarhum yang mengendarai sepeda motor tewas seketika setelah bertabrakan dengan sebuah mobil truk yang diduga milik PT Sumber Sedayu. Peristiwa naas ini terjadi di Desa Sumber Jaya, Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
Kini hampir sebulan berselang, pihak keluarga korban justru dikejutkan dengan pernyataan yang diutarakan Kasat Lantas Polres Muaro Jambi AKP Ary yang menyebut bahwa Almarhum Dolly Eko Putra telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kami tergelitik atas pernyataan Kasat Lantas Polres Muaro Jambi dengan menyebut saudara kami Dolly Eko Putra ini sebagai tersangka sedangkan dia adalah korban yahg meninggal dunia. Ini jelas kami pertanyakan ada apa?,” kata Joni Ismed yang merupakan adik korban dan selaku perwakilan dari pihak keluarga Almarhum Dolly Eko Putra saat berbincang dengan awak media, Rabu (29/7/2015).
Joni bercerita, pihaknya mengetahui bahwa Kasat Lantas Polres Muaro Jambi tersebut menyebut kata-kata demikan dari keterangan adik kandung korban bernama dr R Herdiansyah yang berprofesi sebagai dokter, dimana mereka pernah bertemu di sebuah kesempatan dan Kasat Lantas langsung menyampaikan bahwa Almarhum Dolly Eko Putra sudah dijadikan tersangka.
“Saya saran kepada Kasat Lantas Polres Muaro Jambi agar jangan cepat mengeluargkan statmen. Supaya tidak menjadi beban fikiran bagi keluarga, serta tidak menambah panjang daftar penderitaan,” tegas Joni seraya menyampaikan bahwa ia dan keluarga mencium aroma tak sedap dalam penanganan kasus yang melibatkan sopir pengusaha kaya Akak, bos PT Sumber Sedayu.
Lamban
Joni Ismed justru menilai kepolisian sangat lamban menangani kasus ini. Beberapa hari belakangan ini ia terus bolak-balik mendatangi Polres dan Polsek Kumpeh Hulu Kabupaten Muaro Jambi untuk mempertanyakan kasus tersebut.
“Ini kenapa lamban, kenapa pihak kepolisian tidak memberikan surat kepada perusahaan dan keluarga sopir?,” ungkap Joni Ismed, Rabu (29/7/2015).
Yang menjadi pertanyaan besar bagi keluarganya, kemana sosok sopir mobil truk tersebut yang hingga kini tak kelihatan batang hidungnya dan sejauh mana penanganan atas tindakan sopir itu.
Padahal dari keterangan saksi-saksi di TKP, menyatakan sopir sempat ditahan dan diperiksa, begitupun dengan pemberitaan yang dimuat di Harian Tribun Jambi pada tanggal 2 Juli 2015 yahg menjelaskan, sopir sudah diperiksa sebgai saksi oleh Polsek Kumpeh Hulu.
“Saya bertanya kepada wartawan Tribun, dia mengaku mengkonfimasi kepada Polsek Kumpe Hulu. Ini sangat bingung, sementara penyidik mengaku tidak ada menangkap sopir, aneh sesama polisi beda keterangan,” kata Joni lagi.
Sebenanrnya, tambah Joni, pihaknya tidak menuntut apa-apa, mereka hanya ingin keadilan dan segera kasus ini cepat diselesaikan agar bertemu titik penyelesaiannya serta sopir tersebut segera menyerahkan diri atau segera ditangkap. (*)
Sumber: jambibagus.com
Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi