Home » , » Berjiwa Pengusaha, Dua Mahasiswi Cantik ini Kembangkan Melansari

Berjiwa Pengusaha, Dua Mahasiswi Cantik ini Kembangkan Melansari

Ditulis oleh Petisi News pada Selasa, 15 September 2015

Petisinews.com -  Siapa bilang mahasiswi Sungaipenuh tidak memiliki semangat berwirausaha? Ternyata Andriyani mahasiswi semester VII jurusan Bahasa Inggris STAIN Kerinci  dan Dewi Suryani mahasiswi STIE jurusan Akutansi sejak kecil telah aktif membantu kedua orang tua dalam melakukan kegiatan usaha ekonomi rumah tangga berupa industri aneka makanan “Melansari” di Desa Talang Lindung Kecamatan Sungai Bungkal.

Ditemui oleh petisinews.com, beberapa waktu lalu,, dua bersaudara ini tengah sibuk melakukan aktifitas pengolahan aneka produk makanan di kediaman yang  merangkap tempat produksi olah makanan ringan yang berlokasi di Dusun Tebat Gedang Desa Talang Lindung. 

Putri pasangan Ismail dan Rumainah ini sejak kecil telah bergelut dengan kegiatan pengolahan aneka makanan. Berbagai produk olah makanan yang memanfaatkan bahan baku lokal ini diolah menjadi berbagai produk dengan bahan baku utama ubi dan jagung.

"Alhamdulillah usaha rumahan yang dilakukan dibawah bendera KUBE Melansari ini telah dipasarkan sejumlah toko, kedai makanan dan di beberapa swalayan yang ada di Kota Sungaipenuh dan di kabupaten tetangga," kata Andriyani.

Dikatakan Andriyani, ia dan adiknya sejak kecil memang sudah terbiasa untuk mengolah produk makanan, dan bahkan ia bertekad menjadi pengusaha atau menjadi seorang entrepreneur setamat kuliah nantinya.

"Memang semula kami berdua punya cita-cita menjadi PNS, tapi belakangan hal ini berubah ingin menjadi pengusaha,” katanya.

Andriyani dan adiknya melihat prospek Kota Sungaipenuh yang cukup cerah untuk pengembangan semangat entrepreneur, makanya ia berkeyakinan menjadi ”Penggaleh” atau berwira usaha merupakan peluang yang cukup besar.

"Alhamdulillah saya bersama 8 saudara bisa bersekolah dan bertahan kuliah berkat usaha mengolah aneka produk olah makanan dengan bahan baku utama umbi umbian dan jagung, diantara produk olahan yang dihasilkan ialah serundeng, jagung goreng, aneka keripik termasuk kerupuk dan keripik ubi," ujarnya.

Sementara Dewi Suryani juga mengaku untuk menjadi PNS bukanlah perkara gampang. Penerimaan CPNS setiap tahun sangat terbatas sedangkan jumlah wisudawan sarjana dari 6 perguruan tinggi yang ada di Sungaipenuh mencapai 2000 orang, belum lagi lulusan diluar daerah. 

Solusinya, kata Dewi,  ialah bagaimana Pemerintah Kota Sungaipenuh kedepan mengembangkan semangat dan jiwa entreprenoeur kepada para sarjana  yang baru tamat perguruan tinggi untuk mau berusaha. 

"Untuk berusaha tentunya instansi terkait dan lembaga perbankan perlu memberikan pelatihan live skill dan sekaligus memberikan bantuan stimulan atau modal kredit lunak kepada para alumni lulusan Perguruan Tinggi untuk mengembangkan semangat berwira usaha," ujarnya. (budi vj)

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi