Home » , , » Kualitas Jalan Provinsi di Kerinci Dipertanyakan, Dewan Nilai Beda Kontraktor Beda Kualitas

Kualitas Jalan Provinsi di Kerinci Dipertanyakan, Dewan Nilai Beda Kontraktor Beda Kualitas

Ditulis oleh Petisi News pada Rabu, 23 September 2015

Petisinews.com  - Kualitas jalan provinsi dinilai tak sama. Meski dengan anggaran yang sama, tapi beda kontraktor juga berbeda kualitas pengerjaannya.
Hal ini diungkap Irmanto, anggota DPRD Provinsi Jambi kepada sejumlah wartawan baru ini.
Anggota dewan aerah pemilihan Kerinci-Sungaipenuh ini mengaku kalau dirinya banyak menerima masukan sekaligus keluhan dari masyarakat soal infratstruktur jalan Provinsi yang baru diperbaiki di dari perbatasan Kota Sungaipenuh menuju Siulak.
"Kita banyak menerima keluhan warga saat melakukan reses ke Kerinci dan ada banyak pertanyaan masyarakat terutama jalan Provinsi Jambi di Kerinci, misalnya proyek batas Kota Sungaipenuh menuju Siulak yang kabarnya menghabiskan dana 40 milyar kualitasnya diragukan kalau dibandingkan dengan proyek yang dilaksanakan PT Jaya Rekonstruksi (Jakon)," ujarnya.
Selain itu, kata dia,  papan nama juga tidak dipasang. Sehingga siapa yang mengerjakan  proyek itu juga tidak jelas.
"Seharusnya dipasang papan nama biar masyarakat tahu, berapa biapyanya, berapa panjang dan berapa lebarnya harus dijelaskan kepada publik sehingga masyarakat tidak mencurigainya," ungkapnya.
Dikatakannya siapa pun rekanan yang mengerjakan jalan tersebut diminta memasang papan merek agar masyarakat tahu. Kalau tidak dipasang berarti ada yang tidak beres.
"Sekarang semuanya harus terbuka ke publik, tolong dipasang papan namanya PT siapa yang melaksanakan semuanya harus jelas," jelasnya.
Irmanto menambahkan hampir setiap tahun ada saja anggaran untuk mengaspal jalan dari batas kota Sungaipenuh ke Siulakderas mungkin sudah ratus milyar, tapi hasilnya masyarakat masih menikmati debu.
"Kita minta Kejagung, KPK dan BPK RI untuk menulusuri dan mengecek proyek tersebut, karena kualitas asal jadi patut diduga ada yang tidak beres dari pekerjaan proyek yang nilainya puluhan milyar tersebut," ujarnya. (Men/fan)
Bagikan Berita :

+ komentar + 1 komentar

Kamis, 24 September 2015 03.48.00 WIB

Ah... terlalu mengada ada, nilai proyeknya yang disampaikan pak dewan. makanya dicek lagi, nilai kontraknya, kalau di bandingkan dengan jakon nilainya 76 milyar,..pak...serta sumber matrial Yg dikeruk didesa tamiai ( galian c.) tanpa izin /ilegal dan masalah ini sdh pernah kami dari lsm sampaikan kepada pak dewan kito yang ado dikab.serta bupati kerinci adirozal,tapi apo tidak ado pernah ado tindakan,justru perusahaan tersebut membayar pajak galian c tanpa izin pado daerah 300 juta lebih,,..apokah itu namonyo pajak ilegal yang ditarimonyo..

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi