Home » , , » Perbatasan Kerinci - Bungo Belum Jelas, 70 KK Kebingungan

Perbatasan Kerinci - Bungo Belum Jelas, 70 KK Kebingungan

Ditulis oleh Petisi News pada Kamis, 10 September 2015

Petisinews.com - Persoalan tapal tidak hanya terjadi di Kecamatan dalam kabupaten Kerinci, namun juga terjadi antara perbatasan Kerinci dengan kabupaten Bungo.

Akibat belum jelasnya tapal batas wilayah tersebut, sejumlah warga tinggal di perbatasan tidak jelas untuk mengurus administrasi kependudukan.

Hal ini terungkap saat anggota DPRD Kerinci Amrizal, dalam rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pandangan akhir Fraksi terhadap KUA-PPAS APBD 2016, senin, lalu.

Amrizal, menyebutkan saat ini masih banyak warga Kerinci yang tinggal diwilayah Batang Asam, namun tidak mengetahui harus mengurus administrasi kependudukannya kemana.

"Beberapa waktu lalu ada tiga warga yang datang ke rumah yakni warga yang berada diperbatasan Kerinci-Bungo, mereka bingung mau ngurus admistrasi dan kependudukan kemana," sebut Amrizal.

Penuturan dia, pengakuan warga yang menemuinya, menyebutkan kalau wilayah tempat tinggal mereka adalah  Batang Asam, dengan jumlah Kepala Keluarga yang tinggal di perbatasan tersebut sekitar 70 KK.

"wilayah Batang asam namanya. Mereka mau mengaku orang kerinci, tidak bisa masuk ke kerinci, itu ada 70 KK, jadi mereka bingun," sebut Amrizal.

Terkait hal tersebut, dia menyarakan dalam penyampaian pandangan akhir fraksi, agar Pemerintah Daerah dalam mengurus persoalan tapal tapal batas antara Kerinci dengan Bungo tersebut.

"Untuk itu kami menyarankan kepada Bupati Kerinci untuk dapat menguruskan tapal batas dengan kabupaten lain, diantaranya Kerinci dengan Bungo, Pesisir Selatan, Merangin,  karena itu harus jelas batasnya," sebut dia.

Sementara itu, Asisten I setda Kerinci, Afrizal, menyebutkan belum mengetahui hal ini. Malah setahu dirinya, perbatasan Kerinci-Bungo adalah kawasan hutan lindung TNKS.

"Setahu kita yang terjauh wilayah pemukiman Kerinci, di daerah ini adalah  Pasir putih, kalau selebihnya kawasan TNKS," sebut Afrizal.

Meskipun demikian lanjut dia, berkaitan adanya laporan hal ini, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan pihak terkait. "Kita akan koordinasi dengan pihak terkait, dam kita siap turun lakukan pengecekan lapangan", tandas Afrizal. (hef)

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi