Home » , » Setelah Dibeli, Absen Elektronik Belum Difungsikan di Kerinci

Setelah Dibeli, Absen Elektronik Belum Difungsikan di Kerinci

Ditulis oleh Petisi News pada Selasa, 08 September 2015

Petisinews.com - Hingga saat ini absen elektronik sidik jari dan wajah belum juga diaktifkan disetiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten Kerinci, dalam waktu dekat BKD akan panggil seluruh SKPD.

Hal ini dikatakan Kepala BKD Kerinci, Sahril Hayadi, saat dikonfirmasi  wartawan usai menghadiri paripurna DPRD Kerinci, Senin (7/9) kemarin.

"Untuk absen elektronik itu, kita akan panggil seluruh SKPD, untuk membahas absen yang belum diaktifkan sampai saat ini, kemungkinan dalam waktu dekat ini,"kata Sahril.

Dikatakannya,  Bupati Kerinci sudah menginstruksikan kepada SKPD untuk segerakan mengaktifkan absen tersebut.

Menurutnya absen elektronik sidik jari dan wajah ini, sangat efektif diterapkan di kabupaten Kerinci, sehingga bisa meningkatkan kedisplinan PNS untuk masuk kantor.

"Cukup baik kalau bisa segera diterapkan absen seperti itu, sehingga PNS bisa rajin ke kantor,"tuturnya.

Sebelumnya, Sekda Kerinci, Zulfahmi, mengatakan salah satu kendala belum beroperasinya absen tersebut, operator untuk menjalankan alatnya belum ada.

"Ada yang sudah masang, dan ada juga yang belum memasangkannya, ini tentu belum bisa kita operasikan alat itu,ditambah lagi dengan belum adanya tenaga operatornya,"jelasnya beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, masih belum optimalnya sosialisasi dengan pegawai membuat, PNS masih banyak yang belum mengetahui cara menggunakan alat absen elektronik sidik jari dan wajah tersebut.

"Itu juga menjadi salah satu kendala kita, masih banyak yang belum tahu cara mengoperasikannya,"katanya. (Fan)

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi