Home » , » Waspada! Anak 2 Tahun Meninggal, Diduga Karena Kabut Asap

Waspada! Anak 2 Tahun Meninggal, Diduga Karena Kabut Asap

Ditulis oleh Petisi News pada Kamis, 10 September 2015

Petisinews.com- Seorang anak bernama Dimas Aditya Putra (2), warga Kota Jambi akhirnya meninggal akibat sesak nafas yang dideritanya beberapa hari lalu. Orang tua Dimas Abdul Rohim dan Sri Rahayu harus rela kehilangan anak satu-satunya ketika sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit.

"Ia meninggal sekitar pukul 12.30 wib pada saat di rumah sakit. Padahal jam 13.00 wib mau cek darah Dimas untuk memastikan apa penyebabnya," kata Wati, Nenek Dimas.

Sebelumnya, balita malang ini sempat dibawa sebuah klinik untuk berobat akibat sering muntah-muntah. Pihak dokter mengatakan bahwa Dimas didiagnosa akibat kekurangan cairan.

"Pertama kali dibawa berobat ke klinik katanya kekurangan cairan. Karena sebelumnya sering bocor saat buang air besar dan juga sering muntah. Kemudian disuruh untuk dirujuk ke rumah sakit, tetapi kami memilih untuk rawat jalan saja," katanya.

Kemudian beberapa hari selanjutnya, Dimas mengalami sesak nafas yang cukup serius dan kembali Balita kelahiran 20 Agustus 2013 harus dilarikan ke klinik.

"Dokter tidak mengatakan apakah ini akibat kabut asap atau bukan. Namun dokter mengatakan di dalam punggungnya ada asap menggumpal, mungkin itu akibat kabut asap yang dihirupnya. Apa lagi dua hari belakangan ini kabut asap memang cukup pekat.
Tetapi kami tidak menyimpulkan bahwa itu karena kabut asap atau gara-gara kekurangan cairan," ujar neneknya tersebut.

Setelah berobat, kemudian, Dimas kembali dibawa ke rumah dan keluarganya dibarikan obat untuk Dimas. Namun pada hari Selasa (8/9) kemarin, sesak nafas Dimas semakin parah dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

"Ya namanya saja anak kecil. Apa lagi umur dua tahun kan masih agresif-agresif sekali. Dia sering dibawa untuk jemput tantenya sekolah dan juga sering dibawa kepasar. Kalau disuruh pakai masker sering dilepasnya," ujarnya.

Hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui penyebab meninggalnya Dimas. "Kami tidak bisa menyimpulkan. Tetapi kalau memang dia kekurangan cairan itu tidak mungkin, soalnya dia sering minum air putih.

Tetapi sebelum sesak nafasnya semakin parah kabut asap sedang pekat-pekatnya, dia juga sering main keluar rumah. Namun kami tidak berani mengatakan juga kalau Dimas meninggal akibat kabut asap," katanya.

Sementara itu, beberapa tetangga yang berada tak jauh dari rumahnya menduga meninggalnya Dimas beberapa hari lalu diakibatkan kabut asap yang cukup pekat.

"Kita hanya menduga saja, soalnya saat sesak nafasnya pada saat kabut lagi parah-parahnya. Apa lagi saat ini banyak juga anak dibawah umur terkena ISPA," ujar seorang tetangga Abdul Rohim yang tak ingin disebutkan namanya. (*)

Sumber:jambi.tribunnews.com

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi