Home » , , » Juli 2016, Listrik di Kerinci - Sungaipenuh Terancam Mati Total

Juli 2016, Listrik di Kerinci - Sungaipenuh Terancam Mati Total

Ditulis oleh Petisi News pada Kamis, 01 Oktober 2015

Petisinews.com - Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh terancam gelap gulita pada Juli 2016. Hal ini menyusul keterbatasan BBM untuk PLTD di Sungailiuk.

Hal ini diungkap Ketua DPRD Sungaipenuh, Mulyadi Yacoub kepada petisinews.com tadi siang (30/9). "BBM untuk PLTD hanya dianggarkan dalam APBN hingga Juni 2016. Artinya mulai Juli PLTD tidak bisa lagi beroperasi. Ini informasi dari pihak PLN," kata Mulyadi.

Untuk mengantisipasi krisis listrik itu, kata politisi Demokrat ini, tidak ada jalan lain maka jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi  (SUTT) harus tuntas dan bisa beroperasi secepat mungkin.

Saat ini jaringan SUTT belum bisa dioperasikan dikarenakan ada tiga warga di Sungailiuk yang keberatan jaringan SUTT melewati rumahnya. Untuk menyelesaikan hal itu, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan di kantor Walikota Sungaipenuh beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Mulyadi, pada pertemuan itu, pihak PLN menyatakan tidak ada pengaruh lintasan jaringan SUTT terhadap warga. "Secara teknis maupun medis tidak akan membahayakan warga karena jaringan kabel berada tujuh meter diatas rumah warga," katanya.

Untuk menindaklanjuti hal itu, siang kemarin (29/9), pimpinan dewan kembali melakukan pertemuan dengan pihak PLN ranting Sungaipenuh. Dari pertemuan kemarin, pihak PLN akan membawa tiga warga yang melakukan penolakan ke Medan untuk mendapatkan penjelasan teknis dan medis terkait jaringan SUTT.

Informasi yang didapat, ketiga warga Sungailiuk yang keberatan rumahnya dilalui oleh jaringan SUTT adalah Ahmadi Zubir dan dokter Gusrizal, sementara satu lainnya belum diketahui. (Elw)

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi