Home » » Soal Dugaan Salah Infus di RSU Sungaipenuh, Keluarga Lapor Polisi

Soal Dugaan Salah Infus di RSU Sungaipenuh, Keluarga Lapor Polisi

Ditulis oleh Petisi News pada Jumat, 02 Oktober 2015

Petisinews.com - Dugaan salah infus yang menyebabkan meninggalnya Regina (2 bulan) di Rumah Sakit Umum Mayend HA Thalib Sungaipenuh berbuntut panjang. Orang tua Regina, Dendi Budizar (35) dikhabarkan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kerinci tadi sore.

Putri pasangan Dendi dan Nel ini mengalami reaksi buruk setelah diberikan infus kedua oleh salah satu perawat di zal anak RSU Mayjend HA Thalib Kerinci, Jumat (2/10) tadi siang.

Informasi yang diperoleh, infus kedua yang diberikan perawat tersebut diduga salah. Itu diketahui, karena ada perbedaan nama pasien pada botol infus ang diberikan.

Setelah diperiksa pihak keluarga, ternyata pada botol cairan infus tertulis nama Nakila (2 tahun), sementara Regina baru berumur 2 bulan.

Untuk mengkonfirmasikan lebih lanjut tentang laporan kepolisian ini. petisiews telah beberapa kali menghubungi Kasat Reskrim Polres AKP Abriansyah, namun hingga saat ini nomor telepon selular KAsat bernada tidak aktif.

Begitu juga halnya dengan Direktur RSU MHAT, Noviar Zen. Petisinews belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak rumah sakit. Ponsel Noviar juga belum bisa dihubungi. (Men)


Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi