Home » , » Wakil Ketua DPRD Kerinci Bantah Selingkuhi Istri Orang

Wakil Ketua DPRD Kerinci Bantah Selingkuhi Istri Orang

Ditulis oleh Petisi News pada Jumat, 23 Oktober 2015

Petisinews.com - Adi Purnomo, Wakil Ketua DPRD Kerinci membantah perselingkuhannya dengan S (bukan WM), istri dari IP warga desa Batu Hampar, Kecamatan Kayu Aro Barat. Bantahan itu disampaikan Adi saat jumpa pers di Gedung Dewan, Kamis (22/10) kemarin.

"Perselingkuhan saya dengan seorang wanita inisial S itu. saya menolak isu tersebut, isu tersebut tidak benar,"katanya.

Malah, dia menyebutkan bahwa persoalan tersebut terindikasi adanya unsur pemerasan. Sebab pada pertemuan itu, pihak IP itu memintanya untuk membayar uang sebanyak Rp 500 juta.

"Mereka minta Rp 500 juta, namun karena ingin mengetahui alurnya apakah itu pemerasan dan saya mengikuti alur main orang itu, kemudian saya tawar Rp 25 juta. Mereka lalu minta turun 100 juta, jadi sudah jelas persoalan itu arahnya kesana (pemerasan, red)," jelas politisi PDIP ini.

Dia mengatakan, jika memang dirinya ada melakukan perselingkuhan silahkan dilaporkan ke pihak Kepolisian, dan dirinya pun siap menerima panggilan aparat penegak hukum.

"Kalau pihak orang itu mau melapor ke Polres, maka saya akan ada disana. Yang jelas terkait masalah ini, sampai saat ini saya belum dipanggil oleh pihak Kepolisian dan Partai," jelasnya.

Untuk diketahui, pengakuan salah seorang keluarga IP, yang tidak mau disebut namanya mengatakan, kejadian ini bermula pada bulan Agustus lalu, tepatnya setelah lebaran, bertepatan dengan acara motor cross di kayu Aro. Adi dan S bertemu dan dekat.

Hubungan tersebut terus berlanjut sampai September. Bahkan, menurut pengakuannya, keduanya tersebut telah beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri salah satunya dalam mobil dinas wakil ketua DPRD Kerinci.

Kemudian perselingkuhan ini berlanjut, hingga awal September lalu, saat suami S, keluar daerah. Adi Purnomo datang ke rumah S dan mereka berbuat mesum lagi.

"Suami S sudah mulai curiga, dan mulai mencari informasi pasti, dan melacak sejauh mana kebenarannya. Kemudian pada akhirnya dia menemukan bukti di HP istrinya, setelah mendapatkan bukti cukup, kemudian IP bersama keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa, kepala BPD,dan aparat desa," katanya.(men)

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi