Home » » Inilah 15 Peristiwa Kriminal Paling Menyita Perhatian Publik di Jambi Tahun 2015

Inilah 15 Peristiwa Kriminal Paling Menyita Perhatian Publik di Jambi Tahun 2015

Ditulis oleh Petisi News pada Kamis, 31 Desember 2015

Petisinews.com - Ada ratusan peristiwa kriminal, bahkan lebih, yang terjadi di Provinsi Jambi medio  Januari-Desember 2015.

Jambiupdate.co mencoba mereview 15 kejadian besar di antaranya yang dianggap menjadi perhatian publik di Provinsi Jambi berdasarkan animo pembaca yang mengakses beritanya via jambiupdate.co.

Berikut Peristiwanya:

18 Warga Tionghoa diduga sindikat penipuan antar negara ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, 8 Januari 2015. Barang bukti yang diamankan adalah 37 unit telpon rumah dua unit leptop, 8 unit speedy, peralatan alat tulis, printer, 16 unit telpon genggam dan beberap peralatan alat elektonik lainnya.

19 Januari 2015. Direktur RSUD Raden Mattaher, Ali Imron, dan Nasrullah Hamka ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi. Ali Imran dalam  kasus korupsi  di RSUD Raden Mattaher Jambi dan Nasrullah Hamka kasus KONI

Mantan Sekda Provinsi Jambi Syahrasaddin Divonis 1 Tahun Penjara, dan denda Rp 50 juta oleh Majelis Hakim Tipikor Jambi, pada 26 Januari 2015. Dia dinyatakan terlibat dalam kasus korupsi Dana bagi hasil Kwarda Pramuka Jambi periode 2011-2013 dan Perkempinas 2012.

15 Februari 2015, Gara-gara masalah sambal, Hendri (35) warga yang berdomisili di Desa Taman Bandung, Kecamatan Pauh, Sarolangun, tega mengorok leher istrinya sendiri Riska (37) hingga putus, di Desa Taman Bandung.  Sadisnya, Setelah menghabisi korban, pelaku berjalan dengan menenteng kepala korban.

Novaldi (18), seorang pelajar diamankan karena simpan atribut ISIS pada  24 Maret 2015. Dia diamankan di rumahnya yang berlokasi di Sijenjang Kecamatan Jambi Timur.

Kicauan pemilik akun Facebook Dela Putri Minang yang menghina warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh membuat heboh warga Kreinci dan Sungapenuh. Bahkan postingan yang diketahui 7 April 2015 ini menuai kecaman dan akhirnya dilaporkan ke Mapolda Jambi. Postingan ini sendiri sudah mulai sejak 5 April 2015.

Ratusan warga Pulau Aro, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun membakar rumah Dinas Kapolsek dan Kantor Polsek Limun. Peristiwa ini terjadi 25 April 2015.

Kantor TVRI Jambi yang beralamat di Telanai Pura diteror bom 21 April 2015. Teror yang dikirim melalui ponsel itu mengancam akan meledakkan bom di TVRI 2 menit lagi. Pelaku yang diketahui bernama Yuda alias Bintang bin Nurdin (20), warga Dusun Tapian Dantuk Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo, berhasil ditangkap 3 hari kemudian.

Foto bugil di akun Facebook milik ID, mahasiswa salah satu akademi kebidanan di Medan asal Merangin gegerkan masyarakat Jambi. Setidaknya ada 27 foto syur disebar oleh orang tak bertanggungjawab di akun FB tersebut dan baru diketahui public pada  8 Juli 2015.

BNNP Jambi menggerebek sarang narkoba terbesar di Provinsi Jambi, Pulau Pandan. Penyisiran dilakukan 29 Juli 2015. Alhasil 31 orang diamankan, kemudian sabu 3 Ons lebih juga disita. Setelah itu,  pihak kepolisian menyisir lokasi tersebut setiap hari hingga sebulan kemudian.

Mahasiswi Unja asal Jelutih, Kecamatan Bhatin XXIV, Batanghari, Rahadatul Aisy alias Keisi (19)  Ditemukan tewas pada 12 September 2015 di semak-semak di perbatasan Sijunjung, Sumatera Barat. Keisi juga dicabuli.  Dua pelaku berhasil diamankan polisi beberapa hari setelah kejadian, dan kini dalam proses hukum.

Polda Jambi Amankan 8.020 butir pil ekstasi diamankan di rumah oknum anggota Brigadir BS yang berlokasi di Perumahan  Kotabaru, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi pada 15 Oktober 2015.

Ali Khasim, Kepala Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo dihabisi dua pelaku, yakni Mustar Kelana dan Muhammad Abrar yang merupakan keponakannya sendiri pada 14 November 2015. Kedua pelaku menghabisi korban lantaran sakit hati. Mayatnya ditemukan beberapa hari kemudian.

Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di Desa Kungkai Seberang Kecamatan Bangko dengan warga Kungkai, 15 Desember 2015. Dua orang tertembak dalam peristiwa ini, motor dan pondok SAD dibakar.  Kasus ini berujung damai setelah Kapolda Brigjend Pol Lutfi Lubihanto dan Danrem Kol Inf Makmur serta Bupati Merangn Al Haris memfasilitasi pertemuan warga dengan SAD.

Kecelakaan bus ALS Vs APV di Jalan Lintas Sumatera Kilo Meter (KM)  36 Dusun Kandang Koto Rayo, Kecamatan Tabir, Merangin 25 Desember 2015. 4 Penumpan tewas dalam kejadian ini. (*)

Sumber: jambiupdate.co

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi