Home » , » Adirozal Gerah: Saya Sudah Laporkan ke Pak Presiden

Adirozal Gerah: Saya Sudah Laporkan ke Pak Presiden

Ditulis oleh Petisi News pada Rabu, 16 Maret 2016

Petisinews.com - Bupati Kerinci H. Adirozal gerah dengan keberadaan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang mencaplok lebih dari setengah wilayah Kerinci.

Keberadaan TNKS, kata Bupati, belum memberikan manfaat signifika  bagi masyarakat Kerinci. "Saya sudah laporkan kepada pak Presiden," kata Adirozal belum lama ini.

Bupati berharap adanya program pemberdayaan masyarakat yang berada di sekitar TNKS. program itu diharapkan dapat menopang ekonomi masyarakat.

"Jangan sampai gara-gara menjaga paru-paru dunia tapi paru-paru masyarakat Kerinci malah jadi rusak," kata Bupati.

Saat ini setidaknya 40 ribu masyarakat Kerinci berada di Malaysia. Hal ini kata Adirozal dikarenakan sempitnya lahan perkebunan yang bisa digarap.

"Lahan yang bisa digunakan sangat sempit, hanya 0,5 hektar per KK, itu sudah termasuk untuk pemukiman, kantor, pasar dan kebutuhan lain," kata Bupati. (Men)
Bagikan Berita :

+ komentar + 3 komentar

Rabu, 16 Maret 2016 22.43.00 WIB

Maaf pak, izin bicara. Tentang hutan lindung yg ada di Kab.Kerinci (TNKS). Sebenarnya Tnks itu bisa menghidupkan masyarakat kerinci dg Perdagangan karbon, kita cukup menjaga tidak adanya Ilegaloging dan pembakaran hutan. Dg itu kita sudah menjual karbon untuk menjaga dunia, dg menjaga hutan tsb kita sdh bsa memetik hasil per tahun. Walaupun ingin menggarap kita cukup dg menerapkan Pertanian berbasis Konservasi. Hutan ttp terjaga masyarakat terberdaya. Terimakasih...

Jumat, 18 Maret 2016 01.06.00 WIB

apakah begini cara pola berpikir seorang pemimpin gerah itu bahasa anak-anak....apakah dengan ucapan rasa gerah itu yang bisa menyelsaikan permasahan, saudara itu seorang bupati..ingat,,

Minggu, 19 Maret 2017 06.57.00 WIB

Waduh, DR Adi Rozal, seorang Intelektual berbicara seperti ini, sungguh ironis, pak Adi Rozal, di telah dan di siaat dan di jerami, apakah betul itu yang sesungguhya, atau kita belum paham apa yang kita miliki sesungguhnya, atau kita seperti ular yang ngak tahu bisa"nya. Jangan jadikan TNKS sebagai commodity Politik setiap PILKADA baik Pilbup maupun PILGUB, bahkan Pileg setiap episode.

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi