Home » , » Soal Mahalnya Tarif Parkir Objek Wisata Kerinci, Ini Tanggapan Kadis Perhubungan

Soal Mahalnya Tarif Parkir Objek Wisata Kerinci, Ini Tanggapan Kadis Perhubungan

Ditulis oleh Petisi News pada Senin, 03 Juli 2017

Petisinews.com - Mahalnya karcis masuk dan biaya parkir di objek wisata Kerinci tengah menjadi sorotan. terlebih hal ini terjadi ditengah ramainya pengunjung paska lebaran idul fitri.

Untuk dapat masuk di objek wisata Kerinci biaya karcis bahkan sampai dipatok hingga Rp20 ribu, padahal sesuai Perda hanya Rp4 ribu. Begitu juga dengan parkir kendaraan yang juga melonjak mencapai Rp20 ribu.
Menanggapi hal itu, Kadis Perhubungan Kerinci Drs. Julizarman, MH melalui akun facebooknya memberikan tanggapan. Berikut tanggapannya yang diposting kemarin (32/7):

Assalamualaikum wrwb, Saya Drs. Julizarman, MH. Kadis perhubungan kab Kerinci, pertama tama mengucapkan maaf sebesar besarnya atas ketidak nyamanan teman2 sahabat, serta saudaraku sekalian atas pemberitaan yg lagi viral di medsos terkait dg pelayanan parkir di objek wisata kab Kerinci, sehubungan dg hal tsb dapat disampaikan Sbb:
1.terhadap persoalan parkir diobjek wisata sebetulnya sudah kita antisipasi dg memberikan penjelasan kpd masyarakat saat bulan puasa jelang lebaran melalui dialog interaktif RRI sei penuh semua sudah kami papar tentang persoalan mudik lebaran dan sekaligus masalah khusus pelayanan parkir.
2. Pihak Dishub telah melakukan manajemen sedemikian rupa utk pengelolaan parkir kepada calon petugas pemungut khusus di tepi jalan umum.petugas pemungut dibekali dg surat tugas resmi dg ID card serta instrumen resmi yg dikeluarkan Pemkab
3. Tidak semua lokasi di tepi jalan umum pd objek wisata dapat dipungut retribusi parkir dibawah manajemen Dishub. Adalah lokasi (ditepi jalan umum) yg diyakini milik Pemkab yg bisa di pungut.
3. Ada lokasi2 tertentu di tepi jalan umum yg oleh masyarakat mengklaim itu tanah mereka. Disinyalir mereka juga memunggut retribusi hal ini mereka lakukan sudah sejak lama.mereka gunakan kesempatan pada setiap lebaran. Hal inilah yg sulit bagi Dishub utk menertibkannya. Nah... Terhadap persoalan ini sy mohon bantuan kita semua terutama teman2 LSM, wartawan utk melihat dari kacamata hukum, apakah ini termasuk pungli, pemerasan oleh oknum pemungut atau tindakan yg tidak menyenangkan yg membuat kita tidak senang. Harapan kami mari sama awasi sebaiknya dilaporkan kepada pihak berwajib
4. Utk di dalam lokasi objek wisata tidak dibawah manajemen Dishub
5. Demikianlah mohon maaf atas kekurangan kami. Karena kesempurnaan hanya milik Allah swt .


 Postingan Kadis Perhubungan itu langsung mendapat berbagai tanggapan dari kalangan netizen. 
Akun Ade Meki Fauzi Fauzi berkomentar "Omong kosong, sudah lah pak kadis, bapak kira kejadian ini cuma di tahun ini saja, setiap tahun seperti ini dan terus terjadi pembiaran.. Setahu saya, lebih kurang 3 tahun bapak menjadi kadis perhubungan dan setiap tahun bapak minta maaf di media sosial..."
#berani_jujur_hebat.


Akun  Pelopor Libasnews menanggapi "Maaf sebelumnya ..kalau bisa untuk tahun yang akan datang.... seluruh objek wisata ygj kabupaten kerinci dikelola oleh dinas terkait . Biar jelas dimana titik kelemahan....tidak di serahkan lg pada pihak ke 3 ..jika masih diaerahkan pada pihak 3 ..begibilah jadinya....tidak ada selesainya polemik ...ini cuma masukan ..wasslam".

Selain itu, akun Abuzar Gafari menulis "Maaf Numpang Lewat Shobat, Banyak Titik Kelemahan Objek Wisata Di Kab. Kerinci, Dalam Hal ini Kita Dari Rantau Tidak Mencari Kesalahan serta Kelemahan Namun Untuk Kedepannya Mohon Dinas Terkait Untuk Menyikapi Dan Menindak Lanjututi Keluhan serta Kertikan Para Wisata Supaya Objek Wisata Kerinci Lebih Baik dan Menyejukkan.." (men)
Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi