Home » , » Pemkab Kerinci akan Terima Pegawai Kontrak, Ini Syaratnya

Pemkab Kerinci akan Terima Pegawai Kontrak, Ini Syaratnya

Ditulis oleh Petisi News pada Jumat, 09 Februari 2018

Kerinci - Angin segar bagi masyarakat Kabupaten Kerinci yang berminat untuk mengabdi sebagai tenaga kontrak.

Pasalnya Pemkab Kerinci berpeluang akan menerima ratusan tenaga kontrak melalui Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (P3K) baik guru maupun teaga teknis lainnya.

Kendati belum ada kepastian kapan seleksi akan dilakukan. Namun saat ini masih menunggu aturan Petunjuk dan Teknis (Juknis) dari Kemenpan RB. Hanya saja setiap dinas nanti akan mengusulkan jumlah yang akan diterima.

–– ADVERTISEMENT ––
Seperti di dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci sudah merincikan kebutuhan tenaga guru yang akan dijadikan P3K.

Kadis Pendidikan Amri Swarta dikonfirmasi Tribun mengatakan saat ini sudah mulai mendata.
Sejumlah guru yang di data adalah guru honorer yang nantinya dipersiapkan untuk diangkat sebagai tenaga P3K (Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja) untuk menjadi PNS dengan jumlah usulan 790 orang. Sedangkan untuk P3K jumlahnya tergantung kepala daerah karena ini terkait dengan gaji dari APBD.

Lantas kapan P3K ini mulai rekrut, Dan lama masa kontraknya, Kadis Pendidikan Amri Swarta mengatakan masih melihat kuota untuk AKAN terlebih dahulu. "Bila kuota ASN dikit yang lulus, sebagai guru, sementara kebutuhan riil guru banyak, maka yang gag lulus PNS di sarankn kepala daerah untuk mengangangkat P3K dengan gaji dr Apbd. Masa kerja 1 tahun dan dapat diperpnjang thn berikutnya," jelasnya.

"Kita masih tunggu perkembangn selanjutnya," tambahnya

Secara terpisah Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber sumberdaya manusia (KPSDM) Kerinci, Sahril Hayadi mengatakan untuk guru honorer yang diperioritaskan untuk pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagaimana disampaikan Presiden pada Hari Guru Nasional beberapa waktu lalu tersebut cukup bagus.

Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima aturannya untuk melaksanakan hal tersebut.
"Kalau ada peraturanya kita siap melaksanakannya, tapi sampai sekarang belum ada kita terima aturan atau PPnya seperti pengangkatan Guru Honorer K2 dulu kita berdasarkan PP 48 tahun 2005," jelasnya.

Menurutnya, kabupaten Kerinci saat ini masih membutuhkan tenaga guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena dibeberapa sekolah masih ada hanya Satu guru PNSnya sedangkan selebihnya adalah Guru honorer semua.

"Kalau untuk pegawai P3K kita juga masih menunggu PP juga karena sampai saat ini kita belum ada terima peraturanya," sebutnya.

Sedangkan untuk sisa tenaga honorer yang belum angkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih cukup banyak yakni sekitar 700 orang. "Tidak ada PPnya bagaimana kita mau melakukan seleksi CPNS, kalau dulu kan ada PP 48 tahun 2005," ujarnya. (*)

sumber: tribunjambi.com
Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi