Home » , » Evaluasi IDM, Dana Desa Dongkrak Pembangunan Desa

Evaluasi IDM, Dana Desa Dongkrak Pembangunan Desa

Ditulis oleh Petisi News pada Kamis, 03 Mei 2018

Jambi - Nawacita ke-3 Pemerintahan Jokowi-JK adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Secara Nasional, untuk mendukung upaya pencapaian sasaran pembangunan desa dan kawasan perdesaan menargetkan mengentaskan 5.000 Desa Tertinggal dan meningkatkan sedikitnya 2.000 Desa Mandiri sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015 – 2019.

Demikian diungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, Dra. Luthpiah usai saat membuka Rakor Pendamping Desa se Provinsi Jambi (2/5).

Hal ini, lanjutnya selaras dengan visi misi Gubernur Jambi, dimana akan menuntaskan Desa Sangat Tertinggal di Provinsi Jambi hingga tahun 2021.

"Sejak Tahun 2015 s/d 2018 ini Provinsi Jambi telah mendapatkan total Dana Desa sebesar Rp.3,37 Triliyun untuk 1.399 Desa yang tersebar di 128 Kecamatan dan 10 Kabupaten/Kota. Sejak bergulirnya telah menggeliatkan pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dan secara signifikan telah meningkatkan status kemajuan desa. Untuk itu di Tahun 2018 ini dilakukan pengukuran kembali status kemajuan desa dengan menggunakan IDM", katanya.

IDM memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa.

Pemuktahiran Data IDM ini dilaksanakan oleh Kementerian Desa PDTT RI besama Pemerintah Provinsi melalui DP3AP2 Provinsi Jambi dan DPMD kabupaten/kota serta melibatkan Bappeda Provinsi dan Kabupaten Kota.

Secara teknis dilapangan kegiatan ini dilaksanakan oleh Pendamping Desa sejumlah 735 orang. Pengambilan data dilakukan pada seluruh desa yang berjumlah 1.399 desa yang teseber di 128 kecamatan di 10  kabupaten/kota. Hingga saat ini adapun hasil perkembangan desa di Provinsi Jambi telah menunjukan perkembangan yang sangat signifikan.

Berdasarkan hasil sementara data IDM tahun 2018 yang masih terus dilakukan proses validasi dan verifikasi oleh Tenaga Pendamping Desa, DPMD dan Bappeda Kabupaten/kota terlihat bahwa di Provinsi Jambi Desa Mandiri yang semula tidak ada bertambah menjadi     6 Desa. Itu terdapat di Kabupaten Sungai Penuh (4 Desa), Tanjung Jabung Barat  (1 Desa) dan Bungo (1 Desa).

Selanjutnya desa Maju dari 14 Desa bertambah menjadi 108 Desa, desa Berkembang bertambah dari 347 Desa menjadi 646 Desa, desa Tertinggal berkurang dari 847 Desa menjadi 566 Desa dan desa Sangat Tertinggal berkurang dari 191 Desa menjadi 73 Desa. Untuk Desa sangat tertinggal 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Batanghari dan Kota Sungai Penuh telah TUNTAS mengentaskan desa sangat tertinggal.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari semakin baiknya kinerja Kepala Desa dan Perangkat Desa dimana program/kegiatan desa terus lebih baik dari tahun ke tahun. Tidak terlepas dari semakin baiknya pembinaan dari pihak kecamatan, DPMD dan OPD Kabupaten/Kota, DP3AP2 dan OPD Provinsi Jambi serta peran pendamping desa di lapangan.

"Melalui Rakor Pendamping Desa yang diselenggarakan pada tanggal 2 s/d 5 Mei ini DP3AP2 Provinsi Jambi akan terus memperkuat sinergitifikas dengan DPMD Kabupaten/Kota dan Pemdamping Desa. Agar Dana Desa tahun 2018 pemanfaatannya semakin optimal dan lebih baik lagi'" ujar Kepala DP3AP2. (men)

Bagikan Berita :

Posting Komentar

 
Cyber Media Petisinews.com : Tentang Kami | Redaksional | Tarif Iklan
Copyright © 2015. Petisinews.com - Kritis Profesional
Dipublikasikan oleh CV. ADZAN BANGUN PERSADA Cyber Media Petisi News
Wartawan Petisinews.com Dibekali Tanda Pengenal dalam Menjalankan Tugas Redaksi | Box Redaksi